Sunday, October 25, 2026
26.3 C
Jakarta

Kemenhaj Kembali Gelar Expo Haji dan Umrah di Jogja, Targetkan Perputaran Uang yang Masif

YOGYAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah terus menggenjot sinergi antara penyelenggaraan ibadah suci dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui pameran (expo) khusus haji dan umrah yang digelar di Yogyakarta, pemerintah berupaya memastikan ibadah haji dan umrah tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga memberikan multiplier effect ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa pameran ini merupakan gelaran keempat yang diselenggarakan dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Langkah ini merupakan wujud nyata penjabaran arahan Presiden agar sektor haji dan umrah turut menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Kita berupaya menjalankan amanat dari Presiden bahwa haji dan umrah setidak-tidaknya bisa memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat kita, khususnya pada para pelaku UMKM, hadir di sini para pelaku-pelaku ekonomi Jogja,” ujar Mochamad Irfan Yusuf.

Transaksi Awal dan Target Perputaran Dana

Dalam pelaksanaannya di Yogyakarta, apresiasi tinggi diberikan kepada para pelaku ekonomi lokal yang langsung bergerak cepat. Irfan menyebutkan bahwa laporan yang diterimanya menunjukkan telah terjadi penandatanganan kerja sama serta kontrak awal antarpelaku usaha untuk saling mengisi.

Nilai kontrak awal tersebut tercatat sudah menembus angka Rp1 miliar. Pihaknya optimis angka tersebut akan terus meroket seiring berjalannya pameran hingga penutupan hari Ahad mendatang.

Potensi ekonomi dari sektor ini di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri dinilai sangat besar. Berdasarkan data, jumlah jamaah umrah di DIY mencapai sekitar 300.000 orang setiap tahunnya. Jika dihitung dengan asumsi biaya terendah per perjalanan sebesar Rp30 juta, potensi perputaran dana di sektor ini bisa mencapai ratusan miliar rupiah.

“Katakanlah 10 sampai 20 persen sudah ketemu sekitar Rp18 miliar yang bisa berputar di masyarakat kita, dan itulah yang kita upayakan untuk bisa terwujud,” jelas Irfan.

Dukungan Penuh Pemerintah dan Sinergi Internasional

Keberhasilan sinergi ini turut diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk para pemangku kebijakan daerah yang memfasilitasi pertemuan dan penandatanganan kontrak kerja sama antara UMKM lokal dengan para vendor penyedia jasa. Langkah ini dinilai sebagai awal yang sangat bagus agar jejaring bisnis UMKM semakin luas dan berkelanjutan.

Selain mengoptimalkan pasar lokal, stabilitas sektor haji dan umrah secara makro juga dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat kondusif. Berdasarkan komunikasi intensif yang dilakukan dengan pihak Kedutaan Besar Arab Saudi serta otoritas di Makkah, Madinah, dan Jeddah, seluruh operasional keberangkatan umrah saat ini berjalan dengan lancar dan aman tanpa kendala berarti.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah serta dukungan penuh dari ekosistem bisnis lokal, penyelenggaraan haji dan umrah ke depan diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Hot this week

Coretax Sering Dicari Menjelang 31 Maret: Ini Masalah yang Paling Sering Muncul dan Solusinya

Menjelang 31 Maret, pencarian terkait Coretax biasanya melonjak tajam....

Coretax Form vs Coretax Mobile: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok untuk Anda?

Setiap kali mendekati musim pelaporan pajak, satu hal selalu...

Pajak Digital Rp47,18 Triliun: Apa Artinya bagi Bisnis Online di Indonesia?

Ekonomi digital Indonesia terus bergerak dari fase pertumbuhan menuju...

Ingin Ekspor Produk Kreatif? Ini Peluang yang Bisa Dipelajari UMKM dari Program Pemerintah

Ekspor masih sering dipandang sebagai wilayah yang jauh dari...

Cara UMKM Batik Naik Kelas: Desain, Branding, dan Pasar yang Sering Diabaikan

Banyak pelaku UMKM batik memiliki keterampilan produksi yang baik,...

Topics

Coretax Sering Dicari Menjelang 31 Maret: Ini Masalah yang Paling Sering Muncul dan Solusinya

Menjelang 31 Maret, pencarian terkait Coretax biasanya melonjak tajam....

Coretax Form vs Coretax Mobile: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok untuk Anda?

Setiap kali mendekati musim pelaporan pajak, satu hal selalu...

Pajak Digital Rp47,18 Triliun: Apa Artinya bagi Bisnis Online di Indonesia?

Ekonomi digital Indonesia terus bergerak dari fase pertumbuhan menuju...

Ingin Ekspor Produk Kreatif? Ini Peluang yang Bisa Dipelajari UMKM dari Program Pemerintah

Ekspor masih sering dipandang sebagai wilayah yang jauh dari...

Cara UMKM Batik Naik Kelas: Desain, Branding, dan Pasar yang Sering Diabaikan

Banyak pelaku UMKM batik memiliki keterampilan produksi yang baik,...

Mengapa Batik Premium Tetap Dicari? Pelajaran Pasar dari Batik Mataram

Di tengah gempuran produk fesyen cepat dan tren yang...

Coretax Error Lagi? Ini Keluhan Wajib Pajak, Dampaknya ke Pelaku Usaha, dan Solusi Sementara

Sistem Coretax kembali menjadi sorotan setiap kali wajib pajak...

Wiwin Fitriana: Jejak Pengusaha Batik Yogyakarta antara Tradisi, Desain, dan Pasar Modern

Wiwin Fitriana disebut tidak sejak awal dekat dengan dunia...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img