Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Pengedar Sabu di Batui Diringkus   |   Pemungutan Suara Pilkades Batui Selatan Berjalan Aman   |   Pantau Situasih Minggu Tenang, TNI - Polri Patroli Wilayah   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Warga Enggan Kembalikan Anak Buaya Ke Muara. Alasannya Sangat Berisiko

Red : Zulkifli M
Jumat, 9 Nov 2018 | 10:06:21 WITA

BANGGAI, CNA DAILY -- Sudah hampir sepekan anak buaya yang ditemukan nelayan di Desa Tuntung, Kecamatan Bunta, Banggai, Sulawesi Tengah masih menempati riol yang tak jauh dari pemukiman penduduk. Warga mengaku merasa lebih aman jika anak reptil purba tersebut berada didalam got (riol) dengan kondisi terikat ketimbang dikembalikan kehabitat aslinya.

Berita Lainnya

Pasalnya untuk mengembalikan buaya yang memiliki panjang kurang lebih dua meter  itu ke mulut muara, dianggap sangat berisiko. Anggapan warga, selain bisa melukai siapa saja yang melakukan evakuasi, bisa jadi induk buaya tengah berkeliaran dan mengincar manusia.

Sebelumnya anak buaya ini secara tidak sengaja ditemukan Anto, nelayan yang tengah memancing disekitar muara. "Awalnya saya mencari ikan dengan memanfaatkan air laut yang tengah surut. Tiba - tiba sorotan senter saya dikagetkan adanya cahaya lain, yang ternyata (kilap) badan buaya yang terjepit diantara pohon bakau," kata Anto.

Yakin jika buaya tersebut terjebak saat memburu mangsanya, maka iapun meminta bantuan warga untuk mengeluarkannya. “Saya langsung minta bantuan warga untuk memindahkan anak buaya itu karena tidak bisa lagi kembali ke laut,” jelasnya.

Dibantu beberapa warga dengan menggunakan alat seadanya, anak buaya itu akhirnya berhasil dievakuasi ke pemukiman setempat dan diletakkan dalam riol berisi air lengkap dengan tali pengikat ditubuhnya.

"Saat dipindahkan, buaya itu sempat merontah ganas, tapi akhirnya berhasil juga," imbuh Anto.

Kini keberadaan buaya didalam riol itu langsung mengundang perhatian warga di Kecamatan Bunta dan sekitarnya, pantauan CNA Daily, tak sedikit warga datang untuk menyaksikan hewan melata satu ini. Bahkan banyak dari pengunjung mengabadikannya lewat kamera ponsel.

Ketakutan lain dari warga dengan penemuan anak buaya tersebut, adalah kehadiran induknya yang diperkirakan masih berada disekitar perarian laut dan muara. Akibatnya pantai yang dulunya sering dijadikan tempat rekreasi itu, kini mendadak sepi. (zul)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved