Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Banjir Bandang di Banggai Rusak Puluhan Rumah   |   25 Rumah Warga Desa Poh Terendam Banjir   |   Ayah dan Anak di Tojo Una una Meninggal Tertimpa Pohon Ditempat Wisata Air Terjun   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Tuntut Tanggung Jawab PT KFM, Warga Malah Cekcok dengan Aparat

Red : Amad Labino
Senin, 29 Nov 2021 | 07:43:52 WITA

BANGGAI - Aksi protes oleh masyarakat Desa Tuntung, Kecamatan Bunta, terhadap aktivitas perusahaan pertambangan nikel PT Koninis Fajar Mineral (KFM) belum berakhir.

Berita Lainnya

Senin (29/11/2021) sekitar pukul 10.00 Wita. Puluhan warga Desa Tuntung memblokade jalan perusahaan di kompleks Jetty PT. KFM Desa Tuntung.

Warga melakukan penutupan jalan dengan mendirikan tenda. Aparat Kepolisian dari Polsek Bunta yang tiba dilokasi langsung membongkar tenda.

Pembongkaran paksa tenda yang didirikan warga menuai protes keras dari warga, akibatnya terjadi  ketengangan antara warga dengan aparat kepolisian dilokasi pemalangan.

Amir Timala yang di konfirmasi menyebutkan, aksi pemalangan itu merupakan sikap protes terhadap PT KFM yang telah beraktivitas namun belum melakukan sosialisasi Amdal di Desa Tuntung. Selain itu, masyarakat juga menuntut tangungjawab perusahaan akibat dampak.

“Perusahaan tidak pernah melakukan sosialisasi tentang Amdal, desa kami juga menerima dampak, mulai dari air bersih di cemari, lahan perkebunan warga yang terkena buangan material, abu yang mencemari tanaman cengkeh dan kakao," tulis amir via pesan singkat yang diterima Redaksi CNADaily.Com

Dalam kesepakatan itu lanjut Amir, menyebutkan, perusahaan tidak akan beraktibitas bongkar muat sebelum melaksanakan sosialisasi Amda. perusahaan juga mengiayakan tuntutan warga.

Vedio yang diunggah oleh akun Facebook Amir Timala berdurasi 30 detik memperlihatkan aparat kepolisian berusaha membongkar tenda. Warga tetap bertahan untuk tidak membongkar tenda tersebut.

Vedio lain yang diunggah oleh akun Facebook bernama Herny Wibowo, berdurasi 2 menit 50 detik. dalam postingan akun Herny Wibowo menulis ‘Meminta pihak perusahaan menyelesaikan masalah dampak n tenaga kerja, tapi apa yang terjadi ribut dengan polisi.

Vedio yang di ungah memperlihatkan sejumlah aparat menarik tenda terpal dan berusaha membongkar paksa tenda tersebut.

Sampai dengan saat ini sebut Amir, tenda warga masih berdiri di tempat semula. (AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved