Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Banjir Bandang di Banggai Rusak Puluhan Rumah   |   25 Rumah Warga Desa Poh Terendam Banjir   |   Ayah dan Anak di Tojo Una una Meninggal Tertimpa Pohon Ditempat Wisata Air Terjun   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Truk Pengangkut Buah Sawit Dicegat Anggota Satrekrim Polres Banggai

Red : Amad Labino
Selasa, 13 Jul 2021 | 04:16:42 WITA

LUWUK, CNA DAILY – Kriminalisasi petani plasma Sawit Batui kembali terjadi. Kali ini truk pengakut buah sawit dicegat oleh aparat Polres Banggai pada Senin (13/7/2021), pukul 14.35 Wita di jalan Trans Sulawesi Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kabupaten Banggai.

Berita Lainnya

Truk bernomor polisi DN 8500 CY mengakut lebih dari 10 ton tandan buah segar dicegat personil Sat Reskrim Polres Banggai.

Petani plasma sawit Batui Widiastuti menyampaikan, truk pengakut buah tersebut dicegat seorang personil Polres Banggai yang berpakaian preman dan mengendarai sepeda motor.

Kata dia, petugas yang menggunakan kaos berwarna putih dan celana puntung seketika memberhentikan mobil truk lalu memerintahkan sopir mobil untuk berbalik arah menuju Mapolres Banggai.

“Sopir silahkan balik ke Polres ini perintah pak Kasat, cepat saja jangan lama – lama saya juga punya anak ini di rumah, ini juga perintah kasat” tutur Widiastuti mengutip dialog oknum petugas ketika mencegat kendaraan.

Widia sapaan akrabnya menambahkan, bukan hanya sekali truk pengakut buah sawit milik petani plasma di cegat petugas, baik itu aparat dari Polsek maupun personil Polres Banggai. Namun laporan resmi terkait penahan mobil tidak pernah ada.

“Kesan nya petani selalu di persulit” ujarnya

“Aneh truk di tahan dengan dalih kami di laporkan, lantas pelapornya tidak ada, kami minta kejelasan bentuk laporannya seperti apa,” ungkap Widia.

Sementar itu Kasat Reskrim Polres Bangai, Iptu Adi Herlambang dikonfirmasi via pesan WhastUp, menyampaikan pihaknya hanya mengamankan mobil pengakut buah atas laporan dari pihak koperasi Sawindo.

"Kita tidak menahan hanya mengamankan saja, dasar kami dari laporan koperasi" tulis Iptu Ady Herlambang via pesan WhatsUp.

Untuk diketahui polemik sengketa lahan kebun sawit plasma Batui dengan perusahaan PT Sawindo Cemerlang (SCEM) sedang dalam tahap mediasih Pemda Banggai.

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka  harus turun gunung. respon menyikapi polemik petani plasma vs PT Scem, Bupati Amirudin memanggil pihak perusahaan PT. Sawindo melalui rapat pertemuan pada Jumat 9 Juli 2021. Pertemuan bertempat di ruang khusus Kantor Bupati Banggai (berdasarkan surat pemberitahuan) pihak PT. Scem enggan mengahadiri undangan tersebut.

Sebelumnya PT. Sawindo Cemerlang melalui Dinas TPHP Banggai telah memberikan dua kali terguran peringatan ke pihak perusahaan. (AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved