Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Waspadai Indikasi Persekongkolan dan Persaingan Tidak Sehat Dilingkungan UKPBJ Banggai   |   Pokja ULP Banggai Bakal Disanggah   |   Binda Sulteng Gencarkan Vaksinasi Covid -19 Kewarga Komunitas Adat Terpencil   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Tokoh Banggai Kepulauan RA Dipusaran Hukum

Red : Amad Labino
Rabu, 16 Feb 2022 | 08:20:36 WITA

BANGKEP – Lebih dari tujuh pekan proses penyelidikan oleh penyidik Sat Reskrim Kepolisian Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) pada kasus dugaan penyalahgunaan senjata jenis Air Gun, kepolisian akhirnya resmi menetapkan RA sebagai tersangka.

Berita Lainnya

Pengungkapan kasus bermula dari laporan polisi Ketua DPRD Bangkep Rusdin Sinaling, dengan nomor  LP-B/137/XII/2021/Sulteng/Res Bangkep. Tanggal 17 Desember 2021. Setelah menjalani proses penyidikan dengan melibatkan saksi ahli dari Mabes Polri, Selasa (15/2/2022) Kapolres Bangkep, AKBP Bambang Herkamto, di dampingi Kasubbag Humas AKP Nicolas Wagey dan Kasat Reskrim Iptu Ismail, menggelar konferensi pers berkaitan hasil pengungkapan kasus tersebut.

Bambang mengemukakan, penetapan RA sebagai tersangka dilakukan sehari setelah gelar perkara pada Senin 14 Februari 2022. Ditegaskannya penetapan tersangka telah memenuhi unsur, dalam kasus ini RA diancam dengan Undang undang darurat nomor 12 Tahun 1951, pasal 1 ayat 1 atas penyalahgunaan senjata dengan ancaman 20 tahun penjara.

Dikenal sebagai Tokoh

RA merupakan salah satu tokoh berpengaruh di Banggai Kepulauan dan Banggai, sebagai politisi ia pernah menjabat Ketua DPRD Banggai Kepulauan periode 2014 – 2019.

Tidak hanya itu, RA juga merupakan publik figur dikalangan pemuda, baik mahasiswa dan aktivis. Mengawali sebagai tokoh pergerakan, RA begitu tersohor ketika terlibat dalam upaya pemekaran Banggai Laut sebagai daerah otonomi baru.

Tapi kini, sang pemilik nama besar itu terseret dalam pusaran hukum, kasusnya tak main-main.

Catatan redaksi CNA Daily, terlepas dari penetapan tersangka atas kasus penyalahgunaan senjata api, kini dua kasus lainnya tengah mendera RA.

Hasil penelusuran dari sejumlah sumber terpercaya, RA kembali menjadi terlapor dari dua kasus berbeda, yakni dugaan penggelapan asset milik Pemda Bangkep berupa 1 unit tracktor Roda 4 di Dinas Pertanian dan dugaan memasuki rumah DPO Achmad Tamrin pelaku utama pembobolan APBD Bangkep tanpa izin.

Diketahui, dari rumah DPO pembobol APBD Bangkep 36,5 Miliar itu, pihak asset pemda melaporkan kehilangan barang berharga dari rumah yang beralamat kompleks perumahan jabatan, Eselon II, Desa Tompudau, Kecamatan Tinangkung.

Penanganan kasus oleh satuan Polres Bangkep yang kini di pimpin AKBP Bambang Herkamto menjerat RA sebagai tersangka. Undang undang darurat nomor 12 Tahun 1951, pasal 1 ayat 1.

Disitu disebutkan, “Barang Siapa tanpa Hak memasukan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba, memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan , menguasai , membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata Api Amunisi atau sesuatu bahan peledak” dengan acaman se umur hidup atau human penjara setingi – tingginya 20 tahun Penjara. **



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved