Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Bupati Morut Delis Hehi: Saya tidak pelupa   |   Lebih 1.000 Triliun Dana Pusat ke Papua, Alokasi Pendidikan Tak Sampai 5 Persen   |   Kebakaran di Luwuk Timur, Pemilik Rumah Tewas Terbakar   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Respon PWI Banggai Terkait Pembatasan Liputan Paripurna Sertijab Bupati

Red :
Kamis, 10 Jun 2021 | 03:49:19 WITA

Luwuk, CNA DAILY - Menyikapi pembatasan wartawan dalam kegiatan peliputan paripurna serah terima jabatan Bupati Banggai, di Kantor DPRD Banggai pada Kamis 10 Juni 2021, PWI Banggai mengeluarkan pernyaataan.

Berita Lainnya

Ketua PWI Banggai Iskandar Djiada, melalui releasenya yang diterima media ini menyampaikan. Mencermati perkembangan kerja-kerja wartawan/jurnalis di Kabupaten Banggai yang dalam beberapa waktu terakhir, kerap mendapatkan perlakuan pembatasan akses peliputan di ruang publik, PWI Banggai menyatakan:

Menyesalkan adanya pola pembatasan akses peliputan dengan dalih tidak mengantongi ID Card khusus, seperti pada kasus kegiatan serah terima memori jabatan kepala daerah di ruang paripurna DPRD Banggai.

Ruang Paripurna DPRD Banggai adalah area publik dan rapat paripurna adalah agenda dewan yang harus terbuka untuk seluruh wartawan, apalagi sidang paripurna DPRD dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum.

ID Card khusus yang jumlahnya terbatas, mestinya tidak bisa menjadi penghalang akses wartawan, karena wartawan memiliki ID Card Perusahaan Media tempat bekerja masing-masing dan menjadi tanda pengenal resmi wartawan. Kecuali pada kegiatan yang melibatkan tamu VVIP dengan protokol keamanan khusus seperti saat kunjungan kenegaraan Presiden/Wapres atau pejabat negara sahabat.

Wartawan adalah pekerja pers yang harus dikecualikan dalam pembatasan setiap peristiwa publik, terkecuali terhadap informasi yang dikecualikan dalam undang undang keterbukaan informasi publik.

Pimpinan daerah, DPRD, lembaga dan pejabat pemerintah lain, diharapkan untuk memberi ruang yang cukup terhadap seluruh wartawan yang memiliki tanda pengenal (ID Card) media tempat bekerja yang resmi, demi mendapatkan informasi yang dibutuhkan, termasuk kebutuhan informasi dalam bentuk gambar (foto dan video).

Kepada seluruh wartawan, agar selalu mematuhi protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker secara benar di ruang peliputan publik, apalagi pada kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Dikutip dari Tribun Palu .Com, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banggai menggelar rapat paripurna serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Banggai, pada Kamis (10/6/2021) pagi.

Namun, sejumlah wartawan yang ingin meliput tidak diizinkan masuk meski sudah menunjukkan kartu pers.

Anggota Polres Banggai yang berjaga di depan pintu masuk mengaku, ruangan sudah penuh sehingga wartawan tidak diizinkan.

“Tidak bisa masuk. Ruangan sudah penuh,” kata seorang anggota polisi.

Anehnya, beberapa menit setelah larangan kepada wartawan malah sejumlah orang yang baru datang tetap diberikan akses masuk ke dalam ruangan.

Meski begitu, wartawan mencoba masuk melalui pintu lain agar bisa mengabadikan momen bersejarah tersebut.

Namun lagi-lagi, tetap saja mendapat hadangan dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Banggai yang berjaga berlapis di depan pintu bagian luar dan dalam.

“Tidak bisa ambil gambar di sini,” larang seorang anggota Satpol-PP.

Belum diketahui apa alasan penyelenggara melarang wartawan untuk meliput.

 



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved