Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Identitas Pengedar Sabu Sebanyak 34 Sachet   |   Petani Segel Jalan Kantong Produksi, Akses Perusahaan Sawit Lumpuh   |   Aksi Sekelompok Warga di Bantayan Berhasil Diredam   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Proyek Siluman di Batui ‘Mangkrak’ Rusak Jalan Petani

Red : Amad Labino
Rabu, 22 Des 2021 | 11:48:38 WITA

BANGGAI - Proyek pembuatan jalan kantong produksi Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai yang di tenggarai mangkrak menuai berbagai persoalan.

Berita Lainnya

Mulai dari keresahan petani akibat letak pengerjaan jalan yang tidak sesuai dengan permintaan yang disepakati saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Batui.

Keluhan lain adalah aktivitas dan mobilisasi kendaraan proyek siluman itu, mengakibatkan jalan yang semula kondisi baik mengalami kerusakan.

Kata Petani, kerusakan jalan bermula dari penggusuran badan jalan yang dilajutkan dengan penimbunan sebagian lantas di tinggal, akibatnya kondisi badan jalan kini terdapat banyak kubangan, akses petani jadi terganggu.

Tidak berlanjutnya pekerjaan karena petani menolak. Alasannya, jalan yang di kerja penyedia tidak sesuai dengan usulan yang telah di setujui saat Musrenbang.

Kata petani, jarak lokasi yang di kerja oleh kontraktor tanpa Pagu itu, hanya berjarak sekira 200 meter dari tempat yang diinginkan petani sesuai usulan di Musrenbang.

“Permintaan pembuatan jalan petani itu masih 200 meter sebelah sana dan bukan disini,” kata Saharudin Benda sambil menunjuk tempat di maksud.

Sabarudin Kelompok Tani Noge Indah Satu, menambahkan, proyek yang terletak di Dusun II itu menjadi keluhan serius oleh dua Kelompok tani. Pasalnya permintaan pembuatan jalan itu, untuk kepentingan akses menuju lahan milik Kelompok tani Noge Indah Satu dan Kelompok Tani Noge Indah II. Rusaknya jalan akibat penggusuran badan jalan dan lalulalang kendaraan proyek petani semakin sulit untuk mengangkut hasil panen dan aktivitas lain.

Pembuatan jalan sebut Sabarudin, sebelum pelaksanaan telah diketahui oleh kelompok tani, yang mana titik lokasi telah diberitahukan pada saat peninjauan lokasi. Anehnya ketika pelaksanaan bukan membuka jalan di tempat yang di maksud melainkan penggusuran bahu jalan yang masih baik. Petani melakukan komplain ke kontraktor. Begitu juga dengan status proyek tidak terdapat pagu proyek.

“Kami merasa aneh dengan proyek itu, papan proyek tidak ada pemberitahuan ke pemilik lahan juga tidak tiba - tiba sudah beraktivitas,” ungkap Sabarudin.  

Rusaknya jalan menimbulkan respon keras petani melakukan komplain ke kontraktor guna mempertanyakan kondisi jalan yang telah di rusak. Komplain itu sekaligus menyampaikan titik pembuatan yang sesuai dengan permintaan Musrenbang. Komplain petani enggan di respon kontraktor dengan alasan besaran anggaran tidak mencukupi untuk membiayai pembuatan jalan yang diinginkan petani. Akibatnya, proyek tersebut terhenti untuk mencarikan solusi.

Selang beberapa hari petani menerima informasi, Dinas yang membidangi proyek tersebut bersama Konsultan dan Pemerintah Desa melakukan peninjauan lokasi kegiatan sembari melakukan memdiasih. Proses medias tidak menemui titik terang.

“Setelah itu tidak ada kelanjutan sampai sekarang, belakangan diketahui bahwa proyek tersebut tidak lagi berlanjut dengan alasan gagal, kami coba berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa, dari keterangan yang kami dapat proyek itu telah gagal dana nya di kembalikan ke kas negara,” tandas Irwan.  

Kata Irwan gagalnya proyek tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota DPRD Banggai.

Sedorang warga Nonong yang melihat kondisi pekerjaan jalan sangat menyayangkan, pekerjaan jalan nilai warga kesannya buruk, sebagian lubang di timbun menggunakan kayu setelah itu baru ditutupi mengunakan  material.

“Kacau pekerjaannya, masa lubang di timbun pake daun kelapa dengan kayu – kayu, setelah itu di tutup dengan material, saya curiga dorang ini irit material,” kata warga. (Irham/AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved