Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Waspadai Indikasi Persekongkolan dan Persaingan Tidak Sehat Dilingkungan UKPBJ Banggai   |   Pokja ULP Banggai Bakal Disanggah   |   Binda Sulteng Gencarkan Vaksinasi Covid -19 Kewarga Komunitas Adat Terpencil   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Peringati Word Maleo Day, ESSA Panca Amara Utama Lepas Liarkan 21 Anakan Maleo

Red : Amad Labino
Senin, 22 Nov 2021 | 10:38:19 WITA

CNADaily.Com, BANGGAI - Sebanyak 21 ekor anakan burung maleo, kembali di lepasliarkan ESSA PT.Panca Amara utama di hutan kawasan Suaka Margasatwa Bakiriang, Kecamatan Moilong, kabupaten Banggai Sulawesi Tengah Minggu (21/11/2021). 

Berita Lainnya

Penanggung jawab konservasi maleo ESSA PT. Panca Amara Utama, Mobius Tanari menyampaikan, pelepasan 21 anakan maleo sekaligus di rangkaikan dengan memperingati Hari Maleo Sedunia (Word Maleo Day).

Hari Maleo sedunia telah ditetapkan oleh  KLHK pada 11 November 2020 lalu bertepatan dengan pelepasliaran pertama anakan maleo di taman nasional Bogani nani warta bone pada 21 November 2001.

"kegiatan pelepasan anakan maleo 21 ekor di samakan dengan tanggal peringatan hari maleo sedunia tang jatuh pada tanggal 21 november setiap tahunnya," kata Mobius

Tahun 2013 di Nesting Ground (tempat bersarang) Maleo SM Bakiriang terlihat satu sampai dua pasang maleo turun bertelur, kemudian di tahun 2020 menurut lubang penggalian dan lubang aktif yang ada di tempat bersarang itu tidak kurang dari delapan pasang maleo yang bertelur.

"ini menjadi bukti nyata dari BKSDA dan kita semua yang terus menjaga kelestarian alam ini,” ungkap Mobius

External relation Officer ESSA PT.PAU, Novari Mursita menyampaikan ucapan terimakasih ke tim konservasi, dan perwakilan BKSDA Sulawesi Tengah, serta stackholder yang telah mendukung kegiatan pelepasan anakan maleo dalam rangka peringati Hari Maleoo Sedunia.

Pelepasan anakan maleo, sebut Novari, merupakan bagian dari wujud nyata perusahaan dalam mendukung pelestarian hewan endemik sulawesi. Tentunya menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus menjaga dan melestarikan Burung maleo sebagai hewan endemik sulawesi.

Sejauh ini, pelepas liaran anakan maleo oleh perusahaan sudah kali ketujuh. Sebelumnya, pada September 2021 ESSA PT. Panca Amara Utama telah melepasliarkan 35 anakan maleo di Hutan Bakiriang, sejak 2016 sampai sekarang konservasi Essa PT Panca Amara Utama, sudah meleasliarkan sebanyak 221 ekor burung maleo. (AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved