Global Sports Berita Politik Reportase Fokus Info Rilis Pariwara Bisnis
Editor's

Pengedar Sabu di Batui Diringkus   |   Pemungutan Suara Pilkades Batui Selatan Berjalan Aman   |   Pantau Situasih Minggu Tenang, TNI - Polri Patroli Wilayah   |  

Dukung Independensi jurnalisme yang tidak berpihak

Melalui Gempur Rokok Ilegal, Bukti Komitmen KPPBC TMP C Luwuk Lindungi Masyarakat Banggai

Red : Amad Labino
Rabu, 13 Okt 2021 | 03:00:40 WITA

CNA Daily.Com – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Luwuk, berkomitmen untuk melindungi masyarakat, terlebih khusus di Empat Kabupaten yang meruppakan wilayah Administrasi Kantor Bea Cukai Luwuk.

Berita Lainnya

KPPBC TMP C Luwuk dalam perannya sebagai Community Protector bertugas untuk mengawasi dan melindungi masyarakat dari peredaran rokok dan minuman mengandung etil alkohol illegal.

“Bea Cukai Luwuk berkomitmen akan terus menindak pelaku yang melakukan pengedaran secara illegal dan berupaya semaksimal mungkin agar tidak ada lagi peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di wilayah kerja KPPBC TMP Luwuk” ungkap Kepala KPPBC TMP C Luwuk, Marlina, melalui konprensi persnya.

BACA: Bea Cukai Luwuk Musnahkan Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal dan Miras Impor

Komitmen itu ditunjuknnya melalui pelaksanaan kegiatan Gempur Rokok llegal, KPPBC TMP C Luwuk,  selama dua tahun berjalan, sejak Juli 2019 sampai dengan Juli 2021, sebanyak 103 kali penindakan. Adapun barang sitaan sekira 151.162 batang rokok illegal dan 38 botol atau setara dengan kurang lebih 57 liter minuman mengandung Etil Alkohol, di perkiraan nilai barang yang di musnahkan sekira Rp93.788.000,- dan potensi kerugian negara sejumlah Rp66.066.670,-

“Adanya penindakan yang terus menerus dilakukan, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kegiatan illegal semacam ini” ungkapnya usai kegiatan pemusnahan barang sitaan Rabu (13/10/2021)

Melalui kegiatan pemusnahan barang sitaan, KPPBC TMP C Luwuk ingin menunjukkan ke pelaku peredaran BKC illegal bahwa Bea Cukai Luwuk dan seluruh unsur pemerintah bekerja sama dan bersinergi memberantas peredaran BKC illegal.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas peran serta masyarakat yang telah aktif mendukung pelaksanaan tugas,  terkhusus penghargaan kami sampaikan ke instansi terkait, Kementerian Keuangan, Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder atas kerja sama, sinergi, dan dukungan terus-menerus sehingga kami dapat melaksanakan tugas dengan baik” terang Marlina.

“Kami berharap agar dukungan dan kerjasama yang telah terbina selama ini dapat kita terus lanjutkan sehingga upaya untuk memberantas peredaran BKC illegal dapat dilaksanakan dengan baik,” tambah Marlina

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, merupakan salah satu institusi strategis di lingkungan Kementerian Keuangan Repubik Indoensia, yang memiliki tugas dan fungsi sebagai pengumpul pendapatan, komunitas pelindung, fasilitator perdagangan, dan bantuan industry.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam tugasnya sebagai Revenue Collector bertugas untuk mengumpulkan penerimaan negara di bidang Cukai untuk biaya pembangunan, belanja pegawai serta kesejahteraan, Dalam perannya sebagai Revenue Collector atas produk Barang Kena Cukai (BKC), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ditargetkan oleh Negara untuk mengumpulkan penerimaan dari cukai senilai Rp. 173,78 Triliun sepanjang tahun 2021 dan adapun realisasi penerimaan cukai tahun 2020 senilai Rp. 176,3 Triliun melebihi target yang ditetapkan dalam APBN tahun 2020 senilai Rp. 172,2 Triliun atau sebesar 102,3% dari target. (AL)



Tentang Kami | Redaksi | Pedoman Media Siber
Jurnalisme Positif | Info Iklan | Ketentuan Khusus | Karir



DOWNLOAD APLIKASI
 

Copyright © 2018 CNA Daily
Allright Reserved